CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Rabu, 17 Desember 2008

Wakamaru, robot perawat yg baik..!



Wah, di jaman sekarang ini pengembangan robot udah besar-besaran. Apalagi salah satu penjajah kita di masa lalu, yaitu negara Jepang. Telah banyak robot-robot yang telah dikembangkan dan dipasarkan di Jepang. Salah satunya adalah Wakamaru..

Wakamaru merupakan robot buatan Mitsubishi Heavy Industry yang diciptakan sebagai rekan bagi para manula dan penyandang cacat. Robot ini didesain dengan warna kuning, setinggi 1 meter dan beratnya 30 kg. Memiliki dua tangan dan dasar yang datar berbentuk bulat dengan diameter 45 cm. Robot ini dijalankan dengan Linux operating system pada multiple microprocessors. Robot ini bisa dihubungkan dengan jaringan internet dan memiliki kemampuan berbicara yang terbatas. Kelebihan dari robot ini adalah memiliki fungsi sebagai pengingat jadwal minum obat dan meminta pertolongan saat mendeteksi ada bahaya.

Pada waktu pertama kali diluncurkan, robot Wakamaru ini berharga US$ 14.000 per unitnya. Menurut saya, biaya ini sepadan dengan kegunaannya. Karena robot ini sangat berguna, sebagai perawat yang tak akan mengeluh capek dan lapar, akan melayani majikannya tanpa komplain. Dan tidak akan minta naik gaji tentunya..Haha..

Kamis, 11 Desember 2008

Karbon Dioksida juga ada di Planet Luar Tata Surya kita lho..!


Teleskop Antariksa Hubble berhasil menemukan karbon dioksida di atmosfir satu planet di luar tata surya, yaitu pada suatu planet sebesar Jupiter, yang disebut HD 189733b (berada sejauh 63 tahun cahaya). Terobosan ini merupakan langkah penting ke arah ditemukannya jejak-biokimia mengenai kehidupan di luar bumi.

Pengamatan sebelumnya mengenai HD 189733b oleh Teleskop Antariksa Hubble dan Spitzer mendapat uap air. Awal tahun ini, Teleskop Hubble menemukan methane di atmosfir planet tersebut.

Itu terlalu panas untuk kehidupan, tapi pengamatan Hubble adalah petunjuk bukti konsep bahwa bahan kimia dasar bagi kehidupan dapat diukur di planet yang mengorbit bintang lain.

Susunan organik juga dapat menjadi produk tambahan proses kehidupan dan jejak mereka di planet Bumi pada suatu hari bisa menyediakan bukti pertama mengenai kehidupan di luar planet kita.

Kamis, 04 Desember 2008

O2 Rilis Charger yang Hemat Energi lho..!


O2?? Yang dimaksud di sini bukanlah suatu jenis gas yang biasa kita hirup sehari-hari (oksigen), melainkan adalah sebuah operator seluler benama Telefonica O2. Baru-baru ini perusahaan ini meluncurkan O2 Universal Charger yang diklaim sebagai charger paling irit karena mampu memangkas energi sebesar 70% dari penggunaan charger biasa.

O2 Universal Charger ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli terhadap proses pengisian daya ponsel. Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa saat terjadi pengisian daya ponsel, ada 2.8 Kwh daya listrik yang terbuang percuma selama setahun. O2 Universal Charger dibuat untuk dapat menyimpan emisi karbon setara dengan lebih dari 36.000 mobil per tahun. Dengan demikian, biaya listrik dari pengisian daya telepon dapat diminimalisir. Di samping untuk hemat energi, dasar unit Universal Charger akan didampingi sebuah alat yang membuat charger lebih sesuai dengan berbagai ponsel yang ada seperti Samsung, Nokia, Sony Ericsson, bahkan Blackberry dan iPhone. Dengan demikian pengguna cukup memiliki O2 Universal Charger untuk beberapa ponsel yang dimiliki. Gimana, praktis bukan?

Untuk dapat memiliki charger ini, teman2 harus merogoh kocek kira2 14.99 pound..
Gimana ni, tertarik untuk memilikinya?

Rabu, 26 November 2008

Apakah manusia adalah evolusi KANGURU..?


Wah, apa bener ni 150 juta tahun yang lalu kita2 ini adalah seekor kanguru..? Memiliki kantung di bagian perut dan cara berjalannya dengan cara melompat..? Susah banget y rasanya..

Menurut beberapa peneliti di Australia, Kanguru Australia secara genetika serupa dengan manusia dan mungkin pertama kali berevolusi di China. Centre of Excellence for Kangaroo Genomics, lembaga yang didukung pemerintah, menyatakan bahwa untuk pertama kali mereka telah memetakan kode genetika hewan khas Australia tersebut dan mendapati kebanyakan gen itu serupa dengan gen pada manusia.

"Ada sedikit perbedaan, kami memiliki beberapa tambahan ini itu, tapi semuanya adalah gen yang sama dan banyak di antaranya memiliki susunan yang sama, mulanya kami mengira semuanya akan tercampur penuh, tapi ternyata tidak. Ada banyak potongan genome manusia yang berada tepat di dalam genome kanguru," kata Graves, sebagaiaman dilaporkan AAP.

Menurut temuan para peneliti, manusia dan kanguru terakhir memiliki nenek moyang yang sama setidaknya 150 juta tahun lalu, sementara tikus dan manusia berpisah satu sama lain hanya 70 juta tahun lalu. Kanguru pertama kali berevolusi di China, tapi pindah melewati dataran Amerika ke Australia dan Antartika.

Selasa, 18 November 2008

Handphone lebih kotor dari Toilet?? Yang bener ah..??



Banyak orang yang tidak mengetahui bahwa handphone yang kita gunakan sehari-hari telah menjadi sarang bakteri. Tentu saja kita tidak sadar bahwa permukaan handphone penuh dengan tebaran bakteri yang tak terhitung banyaknya. Hal ini dapat memungkinkan terjadinya tukak, pneumonia (radang paru-paru), radang selaput otak dan sumsum tulang belakang.

Ahli mikrobiologi dari Universitas Manchester City, Wei Yun, menuturkan bahwa tangan kita banyak mengadakan kontak dengan berbagai macam barang dan makanan yang tidak sama, yang tentunya mudah menimbulkan bakteri ketika mengoperasikan HP, terutama di lingkungan panas dan lembab, contohnya di dalam saku baju atau di dalam tas. Menurut penelitian Wei Yan, jumlah bakteri yang terpendam itu bahkan jauh lebih besar daripada bakteri di lantai toilet (Wah, bahaya dunk kalo gitu..).

Untuk penanggulangannya cukup mudah. Kita cukup menggunakan kertas pembasmi kuman untuk menghapus kuman yang menempel di permukaan HP dan mengurangi peluang HP terinfeksi bakteri. Selain itu, ya harus membiasakan diri untuk menjaga kebersihan dengan baik..

Selasa, 11 November 2008

Kehilangan kontak dengan Phoenix..apakah misi penelitian planet Mars BERAKHIR??


Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), pada hari Senin (10/11) menyatakan misi di planet Mars 'telah berakhir' setelah mereka kehilangan kontak dengan The Phoenix Mars Lander, robot yang didaratkan ke planet tersebut sejak Mei lalu.

"Fakta yang ada kami telah menghentikan operasi misi. Ini merupakan akhir misi kali ini," jelas Barry Goldstein, manajer proyek misi Phoenix.

Ia menjelaskan tim yang dipimpinnya selalu menghidupkan radio komunikasi yang menghubungkan tim di bumi dengan Phoenix dan selalu berusaha memanggil robot tersebut dan ingin mengetahui apakah robot tersebut masih berfungsi. "Saat ini tidak ada satupun dari anggota tim ini yang bisa memprediksi apa yang terjadi pada Phoenix," imbuhnya.

Phoenix mendarat di Mars 25 Mei lalu terakhir kali mengirim sinyal ke bumi 2 November lalu. Setelah itu, robot ini tidak lagi memberi informasi kepada tim. Diduga robot dalam proyek yang menelan biaya US$475 juta ini kehilangan energi dari baterai setelah terjadi badai debu di planet tersebut. Robot yang dirancang sejak tahun 2002 dan diluncurkan 2007 lalu ini, menjalankan misi untuk mencari apakah ada air di Mars serta menilai kondisi di planet tersebt apakah mungkin untuk ditinggali. Juli lalu, NASA mengumumkan Phoenix menemukan adanya bekas keberadaan air di Mars.

Kamis, 06 November 2008

Astronot AS ikut Pemilihan Presiden dari LUAR ANGKASA?? Manx isa??


Pemilihan Presiden AS uda lewat..pemenangnya juga uda ketahuan kemarin..yaitu si 'anak menteng' Barrack Obama.. Tapi bukan itu yang dibahas, tapi keunikan dari PemPres AS tahun ini, yaitu ada suara yang berasal dari luar angkasa lho.. Wah, yg bener ni astronot yang lagi ada di luar angkasa bisa ikut Pemilihan Presiden 4 November lalu?

Disinyalir bahwa dua astronot AS yang sedang meluncur ke orbit ratusan kilometer dari Bumi menggunakan haknya dalam pemilihan presiden AS tanggal 4 November. Komandan Mike Fincke dan insinyur penerbangan Greg Chamitoff, yang sedang bekerja di dalam Stasiun Ruang Angkasa Internasional, memilih dengan pemungutan suara elektronik yang aman yang dihubungkan dengan Johnson Space Center di Houston. Suara mereka akan disampaikan oleh hubungan kembali yang aman ke Bumi, dan direkam oleh pejabat pemilihan setempat di Texas. "Meskipun kami berada di jalan jauh dari rumah karena kami mengorbit lebih dari 322 Km di atas planet kita yang indah, kami akan melakukan hak konstitusional dan hak istimewa kami dengan memberikan suara kami pada hari pemilihan ini," kata Fincke dalam satu video yang disiarkan belum lama ini di situs Internet NASA.

Astronot dapat memilih dari ruang angkasa karena rancangan undang-undang 1997 yang disahkan oleh anggota parlemen Texas yang mengadakan proses itu. Hampir semua astronot AS tinggal di Houston, kata NASA. Para astronot itu tidak mengungkapkan pada siapa mereka ingin memilih.

Nah, walo ada jauh dari bumi..astronot aja antusias menggunakan hak suara mereka supaya harap-harap si calon presiden dapat menang berkat suara mereka. Gimana ne dengan yang di bumi, terutama di Indonesia..(yang kebanyakan memilih untuk Golput aja..?).